Kembali ke Daftar Bab Al-Hikam
Al-Hikam

Bab 62 — Al-Hikam 79

Spasi Baris:
Ukuran Teks:

مَطْلَبُ العارفينَ مِنَ اللهِ تعالى الصِدق ُ في العُبُوديةِ والقِيامُ بحُقوُقِ الرُّبُوبيَّةِ

Terjemahan Bahasa Indonesia

Al-Hikam Pasal 89 Permintaan Orang Arif Billah "Permintaan orang yang sudah makrifat kepada Alloh, hanya semoga dapat bersungguh-sungguh dalam menghamba dan tetap dalam menunaikan hak-hak kewajiban terhadap Tuhan". Syarah Yang dinamakan Sidqul ‘Ubudiyyah yaitu: menetapi tatakramanya menghamba pada Alloh (ubudiyyah), seperti mencukupi hak-haknya Alloh dalam beribadah, mensyukuri pemberian Alloh , sabar menghadapi bala’, menyerahkan semua urusannya pada Alloh, selalu Muroqobah (meniti taqdir Alloh, yang terjadi atas dirinya dan lainnya),memperlihatkan fakirnya kepada Alloh dan selalu mengharap rahmatnya Alloh dan lain-lain. Hikmah 89 ini menjelaskan seorang arif itu tidak mempunyai permintaan kepada Alloh, kecuali dua perkara : 1. SHIDQUL ‘UBUDYYAH, 2. AL-QIYAMU BIHUQUQIR-RUBUBYYAH. Tanpa melihat kepentingan dirinya dan nafsunya. Berbeda dengan orang yang belum ‘Arif billah, yang belum bisa meninggalkan kepentingan diri dan nafsunya. Syeikh Abu Madyan berkata: "Jauh berbeda antara orang yang semangat keinginannya hanya bidadari dan gedung [surga], dengan orang yang keinginannya selalu bertemu kepada Tuhan yang menciptakan bidadari dan yang mempunyai gedung [surga]. Sungguh-sungguh dalam sifat kehambaan, ialah: Berakhlak dan beradab sebagai seorang yang patuh dan taat kepada tuannya".
« Bab 61 Bab 63 »