Musnad ahmad
Hadis Nomor 465
Spasi Baris:
Ukuran Teks:
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ عُثْمَانَ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْكِحُ الْمُحْرِمُ وَلَا يَخْطُبُ
Terjemahan Bahasa Indonesia
"Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayyub Bin Musa] dari [Nubaih Bin Wahab] dari [Aban Bin Utsman] dari [Utsman], dan sanadnya sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Orang yang sedang melaksanakan Ihram tidak boleh menikah dan (tidak juga) melamar.""